jf_pratama posted on 21-3-2007 03:23 PM

KUMPULAN BERITA MUSIK INDONESIA PALING ANYAR

    Atas permintaan beberapa teman dengan ini saya coba memperkenalkan berita-berita kumpulan musik dan penyanyi Indonesia yang teranyar atau terkini. Mohon partisipasi teman-teman untuk mengaktifkan thread ini.

Untuk tahap awal, saya ingin memperkenalkan EVO, band baru tetapi dengan personel yang sudah mapan di musik Indonesia.
-------
EVO- Peristirahatan Terakhir


"Tidak sekadar bisnisaja!" Inilah yang terlontar dari Didit, gitaris Evo, dalam mendeskripsikanbandnya. Pandangan miring yang hanya mengedepankan bisnis untuk konsep bandseperti Evo (di bentuk dan berisikan nama-nama yang sudah populer) memang sulitdipisahkan.

Tapi Didit langsung menepis anggapan ini. Menurutnya, Evo adalah band dengankonsep bisnis dan art. "Bohonglah kalau nggak bisnis. Tapi, band ini jugamempunyai tanggung jawab, nggak sekadar bisnis. Juga memperhatikan nilaiseni," ujar mantan gitaris plastik ini.

Tudingan ini semakin santer ketika mereka memakai konsep reality show saatmencari vokalis. Melalui seleksi ketat, terpilihlah Elda. Cewek dengan vokalkhas ini sekarang menjadi salah satu vokalis yang menarik perhatian. Kenapa?Menjadi vokalis band rock dengan suara "cempreng" adalah suatu yangnggak biasa.

Justru ini yang dijadikan bukti kalau Evo bukan sekadar commercial oriented."Kalau kita memang sekadar bisnis, ngapain juga harus pakai vokal yangbeda gitu. Mending cari aja vokalis gahar, jadilah band rock siap jual,"ujar Didit.

Keputusan memakai karakter vokal seperti ini juga beralasan. Evo nggak pengindianggap sama dengan band rock kebanyakan. Ibarat pelukis. Mana ada yang maubikin karya sama dengan pelukis lain. Seperti itulah alasan band ini. Lagian,para personel band ini adalah musisi yang cukup "berumur." Bosankalau harus memakai konsep lama.

Sedangkan untuk nama, Evo, berarti evolusi. Evolusi yang dimaksud adalahevolusi yang dialami Didit (eks gitaris plastik), Erwin (eks basis Dewa 19,),Adnil (eks gitaris base jam), Ronald (eks drummer Gigi dan DR.PM), dan Angga(Keyboard dan synthesizer) dalam perjalan karirnya.

Menyatukan ego para musisi ini memang susah. Ini diakui Didit. Tapi, karenapara personel pengin total, masalah pun cepat teratasi. Nggak jarang parapersonel saling mengisi. Entah Adnil bermain keyboard, atau Didit bermain drum."Band ini seperti peristirahatan terakhir anak-anak. Nggak mungkin kitaharus mulai dari nol lagi dengan bikin baru, " jelasnya. (kkn)

[ Last edited by  jf_pratama at 17-7-2007 02:02 PM ]

jf_pratama posted on 21-3-2007 03:38 PM

D’cinnamons

D’cinnamons - Romansa Akustik Minimalis

Sederhana dan beda. D’cinnamons hadir dengan konsep musik yang sedikit nggak biasa. Di saat semua band gencar bereksperimen dengan kecanggihan teknologi, mereka malah menggunakan gitar kopong. Sekadar mencuri perhatian, numpang lewat, atau malah memberi warna baru?

Konsep musik D’cinnamons diberi nama feminin unplugged akustik. Feminin, karena liriknya seputar cinta, terutama kaum wanita. Unplugged akustik, karena mereka memang hanya menggunakan sound akustik. Murni akustik, tanpa sedikitpun unsur elektrik.

Bosan dan jengah dengan band saat ini. Inilah alasan vokalis gitaris, Dodo tentang konsep musik bandnya. Mereka ingin membuat suasana baru. Membuat grup musik yang jauh dari kesan full band. Tanpa peralatan dan sound yang terlalu rumit. Langkah ini terbilang nekat.

Kenapa? Karena tren pasar musik Indonesia sedang gandrung dengan konsep full band. Para penikmat musik mainstream juga sedang menyenangi aliran pop rock. Yang tentu saja mempunyai sound yang lebih kompleks. Jauh dari kesan minimalis. Bisa jadi konsep minimalis akustik sedang tidak "musim."

Tapi Dodo berpendapat, "Kita nggak terlalu memperhatikan itu. Karena kalau melenceng banget juga nggak. Ya sedikit banyak tetap berada jalur musik saat ini kok." Mereka juga tidak segemented meski mengusung musik feminin. Band ini berharap musik mereka bisa dinikmati kaum adam dan hawa.

Trio ini juga tetap mengedepankan eksplorasi musik. Mereka ingin membuktikan musik akustik minimalis bisa berkembang. Penambahan unsur violin, akordion, bahkan orkestra akan dijadikan variasi. Tidak ingin monoton dan berpijak pada satu pakem.

Secara musik, karakter lagu mereka banyak dipengaruhi Alanis Morisette, Sarah McLachlan, The Corrs, dan Shreyl Crow. Karakter ini menurut Dodo terbentuk secara tidak sengaja. Warna musik ini timbul karena mereka sering menyanyikan lagu seperti ini saat manggung dari caf

jf_pratama posted on 22-3-2007 06:15 PM

Variasi Maliq Maliq &D'essentials

TEMPO Interaktif, Jakarta: Grup Maliq & D'essentialsyang tengah populer kembali mengusung R&B dan nu soul pada albumkedua, Free Your Mind, yang diluncurkan pada akhir Februari lalu diCilantro, Wisma BNI, Jakarta.

Album yang dimaksudkan untuk meredam kerinduan penggemar itu berjarak dua tahundari album pertama, The First, yang sukses dengan lagu Terdiam, TheOne, dan Untitled.

Kelompok ini terdiri atas tujuh personel yang disebut Maliq (singkatan dari musicand live instrument quality) dan D'essentials. Personel Maliq adalah Angga(vokalis), Widi (produser, penulis lagu, komposer, dan aranser), serta Indra(produser eksekutif dan manajer). Sedangkan D'essentials terdiri atas Indah(vokalis), Satrio (gitar), Ifa (piano dan keyboard), Jawa (bas), sertaAmar (terompet).

Kali ini, Maliq masih berpijak pada konsep kombinasi, yakni peleburan variasinada dari jenis musik R&B kontemporer, nu soul, dan hip-hopyang bersemangat. Bedanya, musik yang lebih modern serta penampilan unik yanglebih fashionable.

"Lagu-lagunya lebih menggali suara yang terpengaruh pada penggunaaninstrumen musik yang lebih luas," kata Widi. Salah satunya lagu FunkFlow, yang lebih bernuansa hip-hop.

Angga, vokalis Maliq, mengakui proses pembuatan album kedua yang berisi 12 laguitu sempat membuat mereka merasa tertekan. Lagu-lagu dibuat harus bagus dankomersial seperti sebelumnya. "Ide kami malah buntu, kreativitas tidakkeluar," ujar Angga.

Eki Puradiredja atau Eki dari Humania, kelompok yang pernah eksis pada 1990-an,adalah musisi yang berada di balik kesuksesan Maliq. Paman Angga dan Widi inimempersiapkan Maliq sejak masih embrio.

Eki menyarankan agar mempersiapkan diri dengan banyak manggung di tempatumum. Lima tahun kemudian baru dirilis album pertama yang direkam Swara Bumi,yang dititipkan pengedaran rekamannya kepada Warner Music Indonesia."Kenapa begitu lama? Karena ingin menguatkan pasar pendengarnya,"kata Eki.

Awal meniti karier, Maliq tampil menghibur segelintir orang di kafe-kafe,seperti bar Four Season, Jamz, dan Manna Lounge pada 2002. Dengan memperkayajam terbang serta propaganda mengemas album yang terkesan elite dan mewah,Maliq diterima oleh penikmat musik Indonesia. Itu menyadarkan mereka tentangsubgenre bernama neo soul atau nu soul.

Nama Maliq meroket sejak tampil di Java Jazz Festival 2005 dan 2006. Merekatampil pada pembuka musisi dunia, Four Play dan Yellow Jackets, saat itu.Kemudian nama mereka menjadi harum hingga Singapura, Malaysia, dan BruneiDarussalam.

Mereka juga mendapat Anugerah Planet Musik 2006 untuk kategori best newgroup di Singapura serta menjadi nomine Penghargaan MTV Indonesia dan MTVAsia Award 2006 di Bangkok, Thailand.

Setelah album ini, manajemen yang dipimpin putri Subronto Laras, Nadya Laras,itu sedang merancang waktu tur promosi ke berbagai kota besar dengan bantuanNepathya, promotor musik.

EVIETA FADJAR

jf_pratama posted on 22-3-2007 09:56 PM

Kamis, 22 Mar 2007,Eksistensi dan Kesibukan Band-Band Sejuta Kopi


Million copies band. Isitilah ini bisa dibilang langka di Indonesia. Terhitung,hanya lima band papan atas yang menyandangnya. Dewa 19, Padi, Peterpan, Jamrud,dan Sheila on 7. Tapi, kemana mereka sekarang? Nama mereka juga absen ketikarombongan musisi lokal ramai buka dagangan baru (baca: rilis album. Red.) padaparuh tahun ini. Apa yang sedang sibuk mereka kerjakan sekarang? (dat)

Dewa 19
Ada anginsegar bagi baladewa (sebutan untuk fans Dewa 19) ketika band ini mengumumkanrilisan album baru. Sayang, rilisan bertajuk Kerajaan Cinta itu hanyalah sebuahalbum repackage. Hanya dua buah lagu baru yang disisipkan, Dewi dan Mati AkuMati.

Kenapa hanya album repackage? Once menanggapi santai. "Kami bukan tidakingin merilis album baru. Kesibukan masing-masing personel yang membuat kamitidak sempat memproduksi full album," ujar vokalis yang mulai urunkemampuan sejak album Bintang Lima tersebut.

Ahmad Dhani sekarang disibukkan dengan Dewi Dewi dan artis management barunya.Kabarnya, mastermind Dewa 19 ini juga punya proyek dengan musisi Australia.Andra, gitaris, asyik dengan "mainannya," Andra and The Backbone. TyoNugros, drumer, juga punya proyek pribadi.

"Tyo sedang bekerja sama dengan DJ Romi dan Marchell. Kemungkinan besarmereka juga akan merilis album. Kami (Dewa 19, Red) akan kembali berkumpul dansharing materi setelah promo Kerajaan Cinta dan kesibukan masing-masingpersonel selesai," jelas vokalis bernama asli Elfonda Mekel tersebut padaMuzik. (*)

Padi
Mundur untukkebaikan. Inilah yang sedang dilakoni Ari (gitar), Fadli (vokal), Yoyo (drum),Rindra (bas), dan Piyu (gitar). Para punggawa Padi ini harus menunda perilisanalbum kelimanya. Persiapan menjadi alasan utama.

"Mestinya kami mengeluarkan album terbaru kami pada Februari atau Marettahun ini. Nyatanya kami masih belum bisa. Kami tidak tahu kapan pastinya Padiakan memanjakan Sobat Padi (penggemar Padi, Red) dengan lagu baru," ucapPiyu.

Perubahan yang menjadi misi juga menghambat. Padi pernah menuturkan pada Muzikkalau mereka ingin memberikan nuansa beda pada tiap album. Sepertinya ini tidakmudah. Meski masuk studio sejak awal tahun, Padi baru benar-benar efektif takesejak dua minggu lalu.

"Itu semua disebabkan konsep musik baru kami yang masih becabang pada awalmasuk studio. Juga banyak lagu yang harus dipilih dengan pertimbangan matang.Tidak boleh ada kekecewaan yang keluar dari pendengar," imbuh Piyu. (*)

Sheila on 7
Sebelumrekaman album, setiap musisi harus punya konsep musik. Tapi, syarat itulah yangsampai saat ini belum dimiliki Sheila on 7 (SO7). Band asal kota gudeg,Jogjakarta, ini sekarang masih dalam tahap pencarian materi album baru.

Eross, gitaris, membantah kalau buntunya konsep bermusik dikarenakan ciutnyapersonel. Berkurangnya line-up karena ditinggal Sakti dan Anton bukan suatumasalah. "Kami masih mampu terus berjalan, bahkan sangat mampu,"ucapnya.

Saat ini, empat personel sedang diberi kebebasan untuk bernalar tentang masadepan musiknya. Rencananya, para personel mulai bekerja di studio padapertengahan 2007. Sekitar bulan Juni atau Juli. "Semoga pertengahan tahunadalah waktu yang tepat," terang Eross. (*)

Jamrud
Evolusibermusik bukanlah hal yang mudah dilakukan. Salah satu musisi yang setujudengan hal tersebut adalah Jamrud. Band rock yang terbentuk pada 1996 initengah berusaha keras kembali masuk studio akhir 2007.

"Itu (masuk studio, Red) bukan perkara mudah. Pada album terbaru nanti,kami tidak hanya ingin membuat musik yang berbeda, tapi kami ingin membuatmusik yang belum pernah didengar di Indonesia. Itulah yang sedang sibuk kamilakukan sekarang. Jika sudah masuk studio, konsep sudah harus jelas, tidakboleh asal-asalan," jelas sang gitaris, Azis.

Pekerjaan sulit menemukan konsep ternyata mendapat hambatan lagi. Band ini jugadisibukkan dengan aktifitas yang padat. "Beberapa personel ada yang ikutsaya untuk jadi juri di berbagai kompetisi. Selain itu, Jamrud juga masihsering melakukan pertunjukan di luar kota," beber Log Zhelebour, sangmanajer. (*)

Peterpan
Tak terdengarkabar bukan berarti mati karya. Itulah kalimat yang layak ditujukan padaPeterpan. Band asal bandung yang melejit lewat lagu Ada Apa Denganmu ini sedanggetol menyiapkan materi untuk album ketiga.

"April 2007, proses rekaman sudah harus selesai. Dilanjutkan finishing danproses peluncuran sekitar Mei 2007. Sementara ini, belum ada kemoloran. Kamijarang terdengar lantaran sedang sibuk di dalam studio," jelas sangpenggebuk drum, Reza.

Band ini sudah masuk studio sejak 11 Februari 2007. Sekarang Peterpan sudahmenyelesaikan empat lagu untuk album baru. Konsep musik Peterpan tidak jauhberubah dari album-album terdahulu. "Ada perubahan sedikit pada permainaninstrumen. Tapi tetap akan terlihat seperti Peterpan," imbuh Reza.

Total, ada sepuluh lagu yang akan dimasukan dalam album terbaru nanti. Untukmembantu proses rekaman, Peterpan menggunakan additional player pada keyboard.(*)

Muntz posted on 23-3-2007 08:23 PM

Gue gk kenal band2 kayak evo, d'cinnamons... tapi kalo peterpan, padi, dewa, of course gw kenal donk.

jf_pratama posted on 23-3-2007 08:51 PM

Samsons Garap Album Orkestra

JAKARTA-Gruprock Samsons yang melambung namanya dengan hits "Kenangan Terindah"dan "Naluri Lelaki", kini tengah menggarap album kedua. Album inidiklaim bakal menjadi album band pertama di Indonesia yang melibatkan kelompokorkestra .

"Kamimungkin band pertama yang membuat album dengan kolaborasi musik orkestra,"kata Irfan (bas).

Menurutdia, orkestra yang dilibatkan terdiri atas 55 pemain instrumen musik dan albumkedua tersebut dijawalkan bakal dirilis pada Mei 2007.

SementaraBams (vokal) mengungkapkan, penggarapan album baru yang belum diberi judultersebut juga melibatkan sejumlah pihak di luar negeri, termasuk teknisi suaradari New York.

Proses pembuatan album yang menurut rencanapeluncurannya akan dilakukan di tiga benua tersebut surah mencapai 90 persen."Konsepnya lebih berotot alias lebih ngerock."

jf_pratama posted on 23-3-2007 09:03 PM

sorry double posted -- delete -

[ Last edited by  jf_pratama at 23-3-2007 09:06 PM ]

jf_pratama posted on 23-3-2007 09:10 PM

Reply #5 Muntz's post

Baru dan belum anda kenal bukan berarti  tidak bagus ....
Lama dan sudah terkenal belum tentu lebih bagus ....

Do you agree bro ?

[ Last edited by  jf_pratama at 24-3-2007 12:06 AM ]

jf_pratama posted on 23-3-2007 11:19 PM

KONSER 3 DIVA DI KUALA LUMPUR


Kapanlagi.com - 3 Diva bersiap untuk'Go Asia'. Pada hari Minggu (25/3) mendatang, mereka bakal manggung di StadiumPutra Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia. Ribuan penonton diperkirakan akanmemadati stadion tersebut, untuk menonton konser tiga penyanyi papan atasIndonesia ini.

"Stadium Putra Bukit Jalilberkapasitas delapan ribu orang. Yang saya dengar, tiket sudah terjualsemua," ujar Uthe, panggilan akrab Ruth Sahanaya.

Bukan lantaran tiket terjualhabis saja yang membuat Uthe bangga, namun juga kabar akan adanyaorang-orang penting Malaysia yang ikut menonton. Raja-raja yang ada di sana punmengatakan ingin mendengar secara langsung suara indah 3 Diva.

"Mantan Perdana MenteriMahathir Muhammad sudah konfirmasi hadir sebagai tamu konser kami," ungkapUthe bahagia.

Menurut Uthe, konser 3Diva di Malaysia akan sama besarnya dengan konser mereka di Jakarta, padapertengahan 2005 lalu. Saat itu, 3 Diva menggelar dua kali pertunjukan.
Saking besarnya showmereka di Malaysia, kru serta pengisi acara konser asal Indonesia sampai harusberangkat dalam tiga gelombang.

"Saya masuk dalam gelombangkedua. Total ada 90 orang yang ikut ke Malaysia. Mulai pengisi acara, pemainorkestra musik, sampai tim lighting. Sementara anak-anak kami, akanberangkat pada tanggal 23 Maret," tutur pelantun lagu TAK KUDUGAini.

Dalam konser itu, selainmenyanyikan lagu-lagu milik sendiri, 3 Diva juga bakal mendendangkansejumlah tembang milik dua penyanyi Malaysia, yakni Siti Nurhaliza dan SheilaMadjid.

Dua penyanyi tersebut dipilihkarena mereka memiliki pengaruh besar dalam dunia musik Malaysia. Selain itu, Sitidan Sheila juga termasuk bintang yang dikenal di Indonesia.
"Kalau konser 3 Divadi Jakarta kan tribute untuk Vina Panduwinata. Sedangkan diMalaysia, tribute untuk Sheila Madjid dan Siti Nurhaliza,"papar Uthe. (kl/fia)

jf_pratama posted on 23-3-2007 11:52 PM

Kenyataan Perasaan: Album Kedua KerisPatih Masih tetap ”Runcing

jf_pratama posted on 24-3-2007 12:21 AM

UNTUK SEMUA, Album Tergress Milik RADJA



SIAPA band paling dicaci tapijuga paling dicari selama 2006 silam? Tepat, RADJA! Band yang diawaki IanKasela , Moldy , Indra dan Seno ini disebut-sebutsebagai band yang banyak menuai "kebencian" tapi anehnyaalbum-albumnya menembus penjualan 1 juta keping. Artinya ada"dualisme" di antara para pencaci dan pemuja.

Apapun itu, toh radja tetap menggelinding. Mereka seolah tidak peduli dengansederet kontroversi itu. Kalau mereka "ribet" tentu tak akan pernahberkarya. Anggapan yang tidak terlalu dipusingkan oleh Ian Kasela ,Moldy , Indra , dan Seno . Karena toh karya-karya merekaditerima oleh penggemarnya. Kini, radja kembali menyambangi radjaku lewat album paling gressnya, “UNTUK SEMUA”.

UNTUK SEMUA , menjadi album ke 6 setelah Lepas Masa Lalu ,Manusia Biasa , Langkah Baru

huruhara posted on 24-3-2007 06:40 PM

c/p dr mana ni.?

Muntz posted on 24-3-2007 07:34 PM

Originally posted by jf_pratama at 23-3-2007 09:10 PM
Baru dan belum anda kenal bukan berarti  tidak bagus ....
Lama dan sudah terkenal belum tentu lebih bagus ....

Do you agree bro ?

Terus kalo gk kenal tapi gk bagus gimana sih? Pada pendapat loe, gimana mo bedakan yg bagus ato gk bagus?

jf_pratama posted on 25-3-2007 11:28 AM

Originally posted by <i>Muntz</i> at:34 PM<br />

<br />

<br />
Terus kalo gk kenal tapi gk bagus gimana sih? Pada pendapat loe, gimana mo bedakan yg bagus ato gk bagus? <br />

Inikan musik pop loh pakcik .. amat tergantung pada kemampuan dan kreativitas.
Sesuatu yang biasa jika yang baru muncul dan yang  lama menghilang......
Bagus ato gak bagus, itu sih terserah loe aja ..... Geetoo aja koq repot !!!!!!

[ Last edited by  jf_pratama at 25-3-2007 12:13 PM ]

jf_pratama posted on 25-3-2007 12:18 PM

Rasa Remaja Dua Primadona
FRANS SARTONO

Dua penyanyi remaja, Sherina Munaf(16) dan Gita Gutawa (13), meramaikan belantika musik Tanah Air dengan musikyang terkonsep dan terancang matang. Sherina hadir lewat album Primadona,sementara Gita menyodorkan album debut atas namanya, Gita Gutawa.

Sherina dan Gita mempunyai teknikdasar vokal yang disiapkan untuk aktivitas seni suara.  Artinya, suara mereka menjadi materi dengarantersendiri, selain sebagai medium ekspresi. Dengan materi dan teknik vokalmemadai, mereka bisa bereksplorasi lewat berbagai gaya musik.
Pada album Primadona terbitanTrinity Optima Production, Sherina bermain dengan kemasan musik pop bersentuhannew age, rock, sampai akustik gaya Avril Lavigne, Evanescence, atau pop-rockJepang.

Adapun Gita pada album Gita Gutawaproduksi Sony BMG cenderung berorientasi pada gaya semi-operatik pop sepertidigelombangkan Josh Groban yang lalu berbuntut lahirnya Hayley Westenra danlainnya. Lagu Your Love yang dibawakan Gita bersama Delon adalah tipikal lagubersemangat "Grobanisme".

Pada model pop semi-operatik ituGita bernyanyi diiringi London Symphony Orchestra, seperti pada lagu liris(penuh perasaan) melodius Kembang Perawan ciptaan Melly Goeslaw. AransemenErwin Gutawa yang menorehkan picolo di antara suara seksi gesek menyatuharmonis dengan karakter vokal Gita pada nada tinggi.

Gita dengan garapan musik"serius" itu menjadi model baru belantika musik Indonesia. Publikmendapat pilihan dengaran lewat gaya vokal dan cita suara instrumen penghasilbunyi asli, dan ternyata ini bisa diterima. Setidaknya, dalam waktu kurang darisebulan, menurut data Sony BMG, album Gita Gutawa terjual sampai 100.000keping.

Polos dan impulsif

Secara pasar, Sherina dan Gitahadir pada saat yang dianggap tepat. Gita, seperti dikatakan Direktur PengelolaSony BMG Toto Widjojo, diposisikan ke arah pop dengan sentuhan semi-klasik,tetapi tak mengarah kepada Charlotte Church atau Sarah Brightman. AdapunSherina, menurut Direktur Trinity, Yonathan Nugroho, berada di pasar remajaantara Avril Lavigne dan Vanessa Carlton.

"Pasar remaja saat inidapet-nya hanya itu-itu saja. Kami ingin mencari sesuatu yang lain," kataToto Widjojo.

Apa pun format musiknya, baikSherina maupun Gita berbicara seputar persoalan remaja dalam lagu mereka. Gita,misalnya, bicara soal jatuh cinta ala remaja yang masih memerlukan izinorangtua, seperti pada lagu Kembang Perawan garapan Melly Goeslaw dan Bilaciptaan Glenn Fredly.

Sherina bicara tentang konflik khasremaja, yaitu kedongkolan kepada orang yang tampaknya menjadi pesaing dalamPrimadona: "Berhenti membangun pertahananmu/ kan kau sadari, kau kan tahu/bahwa kau bukan primadona".

Lirik terkesan impulsif, emosional,jujur, menuruti kata hati, tetapi belum mempertimbangkan diksi. Seperti padalagu Bukan Kenangan: "Selama ini aku menunggu hal-hal yang baru danrajutan mimpi baru".

Pada album Primadona, Sherinabenar-benar telah lepas dari citra penyanyi "cilik". Ia merasa lebihindependen. Ia tampil total sebagai penyanyi, penggubah dan penulis lirik,penata aransemen vokal dan musik, serta pemain piano, bahkan produser.Multiperan ala Sherina termasuk jarang untuk penyanyi remaja dalam industrimusik pop Indonesia.

Dengan multiperan semacam itu, ialebih leluasa menggunakan style musik untuk mengungkapkan semangat lagu.Seperti Primadona dan Sendiri yang memuat emosi amarah, dikemas dalam rock,sedangkan Pelangi di Tengah Bintang dipilih gaya new age.

Sherina dan Gita merupakanbakat-bakat yang menjanjikan dalam belantika musik. Terobosan mereka memberirasa baru dalam khazanah musik.

jf_pratama posted on 25-3-2007 04:04 PM

TOP HIT LAGU INDONESIA MINGGU INI (18 Maret2007 s/d 25 Maret 2007):
Suara Pembaruan; 25 Maret 2007
    MINGU  INI      MINGGU  LALU      JUDUL  LAGU      ARTIS       1      BARU      Gantung
      Melly
       2      1      Hanya Ingin Kau Tahu
      Republik
       3      2      Bukan Permainan
      Gita Gutawa
       4      5      Discio Lazy Times
      Nidji
       5      BARU      Ketulusan
      Judika
       6      BARU      Sendiri
      Sherina
       7      4      Salahkah
      Tompi
       8      8      Bunga
      Ichsan
       9      9      Tak Hanya Diam
      Padi
       10      7      Baby Doll
      Utopia
  

[ Last edited by  jf_pratama at 25-3-2007 04:13 PM ]

jf_pratama posted on 25-3-2007 04:23 PM

Konser di Pahang


Addie MSbakal memboyong 52 musisi Twilite Orchestra (TO) ke Pahang, Malaysia. Inimerupakan sebuah kegiatan monumental. Pasalnya untuk pertama kalinya orkestraIndonesia tampil lengkap menghibur publik di mancanegara. Konser ini bakaldigelar di sebuah stadium olah raga dan disaksikan seluruh rakyat Pahang.

"Saya sendiri agak heran dankagum orkestra kita diundang main di sana. Tadinya nggak percaya, tetapiternyata benar," ucap Addie MS kepada Pembaruan di Jakarta, belumlama ini, mengenai rencana perhelatan orkes yang dipimpinnya itu.

Gelar konser itu akan berlangsungpada 13 April di Kuantan, ibu kota Pahang. Pagelaran konser tersebut merupakanundangan Pangeran Pahang yang setiap tahun memang menggelar acara FiestaMedia Idola untuk menghibur rakyatnya.

Addie memang pantas terkejut.Pasalnya, TO tidak menggelar konser di gedung pertunjukan tetapi di lapangansepakbola Darul Makmur Stadium. "Di sini saja orkes belum pernah main ditengah lapangan. Ini kami akan tampil di tengah lapangan di lingkaran kickoff-nya lagi. Ini sesuatu yang cukup monumental, dan patut disyukuri,"katanya.

Di sana TO bakal mengiringi SitiNurhaliza dan Krisdayanti dalam pesta akbar tersebut. Mengapa TO yang dipilih,Addie mengaku tidak punya jawaban yang pasti. Hanya saja reputasi TO rupanyatelah sampai di telinga pemimpin kerajaan tersebut. Buktinya pihak kerajaan itutidak mengundang Malaysia Philharmonic Orchestra, orkes ternama Malaysia tetapimalah TO. "Dari yang saya dengar TO dinilai lebih karena orkestra yangmelayu, bukan bule," ujarnya. Dia bahkan sudah bertemu dengan pihakkerajaan dan sang pangeran untuk persiapan gelar konser nanti. Maklum, TOmembawa rombongan besar beserta peralatannya. Untuk itu Addie mengaku harusmenyewa pesawat khusus.

Apakah ini artinya TO siap gointernational ? "Siap sih sudah dari dulu. Hanya saja, inginnyakami konser di luar dengan membawa bendera sendiri dan bukan atas undangan. Itubelum kesampaian, soalnya kita nggak ngerti cari sponsornya,"katanya sambil tertawa.

Ada yang mau jadi sponsor ?

[ Last edited by  jf_pratama at 25-3-2007 08:00 PM ]

jf_pratama posted on 25-3-2007 06:06 PM

Cinta dan Kepiluan AriLasso

Album: Selalu Ada
Penyanyi: Ari Lasso
Produksi: Aquarius Musikindo

Setelah tiga album terdahulu, yakniSendiri Dulu, Keseimbangan, dan Kulihat, Kudengar, Kurasa, Ari Lasso kembalibertutur tentang cinta, kesetiaan, dan kepiluan dalam album terbaru, SelaluAda.

Dalam album berisi 10 lagu ini, Arimenggandeng nama-nama populer, semisal Piyu Padi, Bebi Romeo, Irvan Samson, danOpick. Sedangkan aransemen digarap Addie MS, Erwin Gutawa, Bongky, Udjie, DennyChasmala, Piyu, Ricky FM, dan Tohpati.

Dendang cinta memang selalumenarik, apalagi dinyanyikan Ari dengan suara dan lengkingan khasnya. Dengarsuara Ari dalam lagu Tuhan Kau Tahu.

Tuhan kau tahu/ Cintaku tlah jatuhkepadanya/ Hati dan juga hidupku tlah kuserahkan kepadanya/ Tuhan kau tahu.....Dengan tempo pelan dan melengking pada refrein, lagu ini pas dilantunkan Ari.Simak pula Seandainya, ...saat cinta mengetuk hati/ Aku pun tak kuasa untukmenghindari/ Meski aku telah berdua aku jatuh cinta lagi....

Banyak kepiluan dalam syair yangditulis untuk album ini. Cinta yang pilu, tak mesti berakhir bahagia. Beberapalagu dengan syair dan musik ceria, seperti Tolonglah Aku (Kucinta Dia), punterdengar sendu.

Lagu Lirih ciptaan Sandy dipasangpada akhir album. Diiringi petikan gitar Tohpati, Lirih bisa menjadi andalan.Sendu dan melankolis. (IVV)

dealova_fan posted on 25-3-2007 06:52 PM

Dari www.tembang.com

SLOW BUT SURE; SLANK Yang Perlu Refreshing Musikalitas  
SEBENARNYA tidak sulit membedah sisi musikalitas SLANK. Maklumlah, 24 tahun perjalanan musikal mereka menorehkan titik yang jelas dalam warna musiknya. Yang sulit adalah membedah "behind the scene' ketika SLANK menggarap album baru. Pasalnya, kreativitas dan keapikan album SLANK "tergantung" mood yang mereka rasakan juga.

Yang jelas, tensi SLANK sebagai penyuara kritik sosial, kegelisahan kaum pinggiran dan dunia suka-suka anak muda, lambat laun mulai berkurang. SLANK yang sudah mulai mapan, tampaknya sedikit demi sedikit mulai menggeser karakternya menjadi lebih lembut, tenang dan tidak meledak-ledak.

Pilihan berakustik di album terbarunya SLOW BUT SURE bisa dimaknai dalam beberapa perspektif. Pertama, SLANK mulai kehilangan arah, mau ngapain lagi. Akustik menjadi pilihan lantaran model seperti ini, belum pernah dimainkan secara utuh dalam bentuk album oleh SLANK. Sudut pandang lainnya, SLANK memang meredam semua kemarahan dengan cara yang lebih lembut, ya akustikan tadi.

Kedua, ini yang sebenarnya gawat dan bahaya. Saat ini meski ikon "pemberontak" itu masih menempel, tapi sebenarnya "ruh' slengean, pemberontakan dan menyuarakan aspirasi pinggiran sebenarnya kadarnya sudah menipis. SLANK mungkin memang perlu rehat "beberapa waktu" untuk menemukan spiritnya yang sudah mengendur.

Single pertamanya Slalu Begitu seperti membalik SLANK pada awal-awal karirnya. SLANK Mengemas track ini dengan dominan musik reggae. Sebenarnya bukan hal yang asing lantaran komunitas Potlot sempat menelorkan ikon reggae lewat Imanez. Track ini tidak ribet, cenderung sederhana. Tidak ada lirik yang berpanjang-panjang. Pilihan yang tidak bodoh, karena reggae cenderung punya potensi naik di tahun ini.

Meski tak istimewa, tapi kejelian SLANK menangkap idiom-idiom yang populer di masyarakat adalah track Alon 2X Asal Kelakon. Track ini hanya istimewa pada idom, pada sisi musikalitas, SLANK benar-benar perlu refreshing secara musikalitas.

Ada satu yang lagu yang konon dinyanyikan Bim-Bim dengan kadar emosional yang lebih, judulnya Me & Reny. Lagu ini bercerita soal "pemujaan' Bimbim kepada istrinya. Sebenarnya memang bisa lebih menyentuh seandainya Bim-Bim tidak menyanyikannya dengan cengkok "sok bule" yang berlebihan. Biasa aja bro....Persoalannya, aksen bulenya itu membuat kadar emosi pendengarnya jadi drop. Padahal tema-nya bisa kuat.

Yang cukup kuat juga adalah track My Scooter Love. Buat penulis, lagu ini yang menyisakan kaakter blues dan rock n' roll yang masih kuat. Padahal itulah ciri musikalitas SLANK yang menjadi dasar karirnya. Lagu ini cukup menarik kalau diangkat jadi single kelak.

Track terakhir berjudul L.A.P.I.N.D.O. Secara bahasa lirik, inilah lirik yang paling lugas dan terang-terangan di album ini. Meski tampaknya SLANK justru "mengendapkan" track ini bukan sebagai unggulan. Paling tidak, suara band yang tetap jadi "nabi" untuk SLANKERS-nya ini masih bisa didengar dari sisi protes sosialnya.

Kelebihan band ini justru pada sisi grafis kover album. Jujur saja, penulis menemukan sisi filosofis yang jauh lebih bagus dibanding dua album SLANK sebelumnya. Kalau hal ini bisa dipertahankan, mungkin kovernya pun bisa jadi kekuatan tersendiri diluar lirik dan musikalitasnya.

Secara umum, SLANK memang lebih adem di album ini. Dalam kacamata penulis, SLANK tampaknya perlu 'refreshing musikal' untuk menemukan greget yang lebih nendang lagi. Sekarang ini bukan kreativitas, tapi pengulangan saja. Sayang untuk legenda hidup setenar dan sebesar SLANK.

dealova_fan posted on 25-3-2007 06:54 PM

dari www.tembang.com

UNTUK SEMUA, Album Tergress Milik RADJA
SIAPA band paling dicaci tapi juga paling dicari selama 2006 silam? Tepat, RADJA! Band yang diawaki Ian Kasela , Moldy , Indra dan Seno ini disebut-sebut sebagai band yang banyak menuai "kebencian" tapi anehnya album-albumnya menembus penjualan 1 juta keping. Artinya ada "dualisme" di antara para pencaci dan pemuja.

Apapun itu, toh radja tetap menggelinding. Mereka seolah tidak peduli dengan sederet kontroversi itu. Kalau mereka "ribet" tentu tak akan pernah berkarya. Anggapan yang tidak terlalu dipusingkan oleh Ian Kasela , Moldy , Indra , dan Seno . Karena toh karya-karya mereka diterima oleh penggemarnya. Kini, radja kembali menyambangi radjaku lewat album paling gressnya, “UNTUK SEMUA

jf_pratama posted on 25-3-2007 09:09 PM

Samba Sunda goes  Down  Under at WOMAD
Cynthia Webb, Contributor, Brisbane, Australia

SambaSunda have made their firstvisit Down Under, having been honored with an invitation to perform at WOMAD(World of Music Art and Dance) in Adelaide, Australia, (March 10/11) and WOMAD,New Plymouth, New Zealand, (March 16 through 18).

WOMAD is a worldwide series offestivals featuring international music. There about seven WOMAD festivals eachyear, held in different world locations.

The name "SambaSunda" hasmultiple meanings. In the old language of Cirebon, West Java, sambameans youthful/energetic, and it also is the more well-known dance rhythm ofBrazil.

Sunda is of course the name oftheir ethnic group and the West Javanese location of their home. This is alarge group, which fills the stage with a variety of traditional instruments,and so touring is a complex business, with their large quantity of uniqueSundanese instruments, traditional drums, flutes, string instruments andvarious gongs.

They are based in Bandung, whichhas a vibrant music scene, and many of the members are graduates of STSI, (SekolahTinggi Seni Indonesia), the arts university.

Their debut tour of Europe in 2003,and another in autumn 2005 were very successful because of their extraordinarymusicianship and their high-energy performance style. SambaSunda have marketedtheir music in Europe and the UK, as well as Indonesia.

Efiq Zulfiqar, composer and anothermulti-instrumentalist, who currently lives in Brisbane, Australia, is one ofthe original members of SambaSunda and joined them on tour in the Antipodes.

He is very active in local musicalactivities; in past years he participated in SambaSunda's tours of Europe, theUK, Taiwan, and Malaysia. He explained that SambaSunda began as the brainchildof multi-instrumentalist Ismet Ruchimat, who graduated in Surakarta and becamea lecturer at STSI, Bandung.

Ismet started his career in 1989with the Jugala Orchestra and has also had collaborations with internationalmusicians. Efiq met Ismet when he was a student, studying Degung and Karawitan(traditional Javanese and Sundanese musical forms).

The group started out with sevenmembers, and made its first recording in 1993.

Bringing overseas influences home

At WOMAD New Zealand, the founderof SambaSunda, Ismet Ruchimat said: "Our concept now is that we want to bea part of the musical evolution of Indonesia. In the past we have brought inother musical influences -- reggae, African, and South American -- at thesuggestion the Indonesian recording company we were with at the time."

SambaSunda is now with a GermanRecord Label, Network, which supports their wish to be an authentic voice ofSunda.

"Our newest album Rahwana'sCry contains our musical ideals, the pure soul of Sundanese voice andsources," said Efiq, while awaiting the arrival of his compatriots inBrisbane, where he joined the tour.

Later in the year he will rejointhem in Bandung for some more creative work together.

Ismet Ruchimat said this was thegroup's third WOMAD appearance, after Reading, the UK, a few years ago, andthen Adelaide, the previous weekend. When he was asked about his impression ofWOMAD New Zealand.

"It's a great festival. Somany people come and it's a beautiful setting in the park. It's so importantfor SambaSunda to perform in other countries, share our music and hear otherworld musicians, too. In our country we do not have international festivalslike this, only local ones, and we should have them," he said.

Ismet continued: "When wereturn to Indonesia I plan to create a music school and to invite foreignmusicians to Indonesia to study and play music with us.

"We also want to do a roadtour, going to schools and universities to do workshops with students. Ourmusic is quite well-known among Indonesian university students.

"We have brought backdocumentation of traditional music from our tours of China, Taiwan, Singapore,Malaysia, Europe and the UK, to share with them."

At WOMADelaide, one of the group'sperformances was in searing 38-degree heat, whereas in New Zealand their firstperformance at 7 p.m. took place during a downpour of rain, which did not inany way dampen the enthusiasm of the musicians or their large audience inbeautiful mooncakeura Park, central New Plymouth.

Their second WOMAD NZ performancewas at 4 p.m. in bright sunshine and the Kiwi audience loved it.

There was rampak (drumming-- always popular with the dancing crowd), plus gongs, sounds of the bonangand saron (gamelan instruments), violin, kecapi, guitars and suling.

Sundanese musical themes soared outover the bowl-shaped lawn, which descends towards a small lake in front of thestage of the Bowl of Brooklands.

There were songs sung by Rita Tilaand Ella Nurlaela, and also Sundanese dancing, from Mira and Ismet Ruchimat'swife, Ati.

The group's March 2007 tour ofAustralia and New Zealand has been a long-term dream of the Byron Bay-basednot-for-profit cultural organization, Australia Indonesia Arts Alliance (AIAA).

jf_pratama posted on 26-3-2007 11:33 PM

IHSAN, Rock Ballad di Album Solonya

NYARIS setahun, Mohammad IhsanTarore, pemenang Indonesian Idol 2006 menjadi kampiun. Album yangditunggu-tunggu sebagai bentuk hadiah atas kemenangannya itu, selaludipertanyakan penggemarnya. Maklum saja, Dirly dan Ghea yang masuk sebagai 3besar saja, sudah berkibar sebagai pesinetron yang cukup dikenal.

Kini pertanyaan itu bakal terjawab. Ihsan bakal merilis album solo pertamanyayang diberi titel THE WINNER lewat rilisan SonyBMG Indonesia. Album yangberisi sekitar 10-an lagu ini menjagokan hits single BUNGA. Selainbeberapa lagu baru lain yang siap edar. Di album ini juga menyelip dua lagu, Dianadan Kemenangan Hati yang pernah dinyanyikan Ihsan sebelumnya di albumkompilasi Indonesian Idol.

TEMBANG.com yang berkesempatan mendengar lagu-lagunya, menemukan satukarakter yang pas pada suara Ihsan dan lagu-lagu yang dinyanyikannya. Suaranyayang bariton dan --konon-- sangat laki-laki, diolah benar-benar dengan pilihanlagu yang sedikit garang, tapi tetap menonjolkan karakter vokalnya.

Soal rentang waktu yang cukup lama antara saat juara dan rilis album, Ihsanmenampik kalau dianggap ada diskriminasi. "Semuanya kan disesuaikan denganvokal dan pilihan musik yang diberikan kepada saya. Kalau buru-buru tapihasilnya kurang maksimal, kan malah sayang,' celetuk cowok asal Medan yangpenampilannya "nyaris" tidak diperhitungkan di Indonesian Idol 2006silam. Video klip untuk single Bunga sendiri sudah selesai digarap olehsutradara Deddy Nur.

[ Last edited by  jf_pratama at 26-3-2007 11:35 PM ]

jf_pratama posted on 27-3-2007 01:15 AM

DEWA 19 - ALBUM KERAJAAN CINTA

Pada album ini hanya ada 2 lagu baru dan 4 lagu new version. Sisanya diambil dari album Republik Cinta
ini tracklistnya:

01 - Dewi (Lagu Baru)
02 - Mati Aku Mati (Lagu Baru)
03 - Roman Picisan (New Version)
04 - Separuh Nafas (New Version)
05 - Kangen (New Version)
06 - Angin (New Version)
07 - Sedang Ingin Bercinta
08 - Laskar Cinta 'Chapter One'
09 - Laskar Cinta 'Chapter Two'
10 - Emotional Love Song
11 - Larut
12 - Perasaanku Tentang Perasaanku Padamu
13 - Lelaki Pecemburu
14 - Selimut Hati



Download:

01 - Dewi (Lagu Baru)
    http://d.turboupload.com/d/1649894/Dewa_19_-_Kerajaan_Cinta_-_01_-_Dewi_Lagu_Bar.mp3.html

02 - Mati Aku Mati (Lagu Baru)
    http://d.turboupload.com/d/1649901/Dewa_19_-_Kerajaan_Cinta_-_02_-_Mati_Aku_Mati_.mp3.html

03 - Roman Picisan (New Version)
    http://d.turboupload.com/d/1649904/Dewa_19_-_Kerajaan_Cinta_-_03_-_Roman_Picisan_.mp3.html

04 - Separuh Nafas (New Version)
    http://d.turboupload.com/d/1649906/Dewa_19_-_Kerajaan_Cinta_-_04_-_Separuh_Nafas_.mp3.html

05 - Kangen (New Version)
    http://d.turboupload.com/d/1649917/Dewa_19_-_Kerajaan_Cinta_-_05_-_Kangen_New_Ve.mp3.html

06 - Angin (New Version)
        http://d.turboupload.com/d/1649872/Dewa_19_-_Kerajaan_Cinta_-_06_-_Angin_New_Ver.mp3.html

Note:  Dari milis sebelah.

jf_pratama posted on 27-3-2007 05:49 PM

Konser 3 Diva di Kuala Lumpur
Entakan Jakarta di Bukit Jalil
Jimmy S harianto

Atmosfer Jakarta mendadak pindah ke panggung musik di Stadium Putra, Bukit Jalil Kuala Lumpur, Minggu (25/3) malam.

Jika selama ini wajah Indonesia di negeri tetangga sering dihubungkan dengan citra terpuruk tentang tenaga kerja ilegal, sore itu, Indonesia boleh berbangga. Pentas grup vokal 3 Diva (Krisdayanti, Ruth Sahanaya, dan Titi DJ) memikat sekitar 5.000 penonton di panggung musik di stadion Putra Bukit Jalil.

Tak kurang dari mantan Perdana Menteri (PM) Datuk Mahathir Mohamad dengan istri menyaksikan konser musik Indonesia ini bahkan sampai lagu tambahan (encore) usai.

"Saya baru pertama kali menyaksikan mereka. Kalau Siti Nurhaliza diterima di Indonesia, maka penyanyi Indonesia pun diterima di Malaysia," ungkap Mahathir.

"Luar biasa. Ini satu konser yang satu padu. Gabungan antara suara yang bagus dan aransemen yang hebat Erwin Gutawa," komentar diva Malaysia, Siti Nurhaliza, yang hadir pada konser itu bersama suaminya, Datuk Khalid Mohamad Jiwa.

Diva Malaysia yang lain, Sheila Madjid yang tengah hamil anak keempat, juga terlihat mengusap matanya karena haru. Tak sedikit lagu-lagunya yang sempat top di Indonesia dibawakan secara medley yang manis oleh 3 Diva Indonesia ini.

"Ini pelajaran bagi promotor Malaysia untuk lebih memajukan konser penyanyi-penyanyi wanita Malaysia," ujar penyanyi yang sangat terkenal di Indonesia dengan lagunya Antara Anyer dan Jakarta itu.

Kekaguman Sheila dan juga Siti tidak hanya ditujukan pada kekompakan suara 3 Diva, tetapi juga mengenai pengorganisasian konser.

Erwin Gutawa dan juga penata artistik Jay Subyakto tak mau tanggung-tanggung untuk memindahkan "pentas musik Jakarta ke Kuala Lumpur".

"Dari awal, saya dan Jay memang meminta kepada promotor agar jika menampilkan 3 Diva mereka harus membawa juga seluruh kru musik dan artistiknya," ungkap Erwin Gutawa. Selain dipromotori (co-promotor) Jeffry Waworuntu, yang juga suami Ruth Sahanaya, pertunjukan akbar di Kuala Lumpur ini adalah gawe promotor Pineapple Concerts milik keluarga Razlan Tan Sri Ahmad Razali.

Maka, jangan heran jika untuk konser di Kuala Lumpur kali ini, Erwin dan Jay mengusung seluruh orang-orang terbaiknya sampai sekitar 100 orang. Dari show director (Inet Leimena), vocal director Irv Nat (Irvan Natadiningrat), sampai ke "tukang jago" di balik mixer.

Jumlah anggota rombongan yang ikut tercatat tak kurang dari 109 orang, termasuk beberapa wartawan Jakarta. Separuhnya dilengkapi izin kerja di Malaysia selama konser berlangsung.

Erwin Gutawa, arranger Indonesia itu, pernah pula menjadi dirigen pada konser musik diva Malaysia, Siti Nurhaliza, di Royal Albert Hall, London, April 2005.

Hasilnya? Acungan jempol, 80 persen dari publik di stadion adalah penonton Malaysia.
"Saya puas hati. Masih boleh main tiga malam lagi, kalau mau," ujar promotor Malaysia, Razlan Tan Sri Ahmad Razali. Pasalnya, meski biaya mahal (sekitar Rp 4 miliar), Razlan mengaku tak merugi.

Tiket masuk memang hanya 30 ringgit-500 ringgit. Akan tetapi, menurut Razlan, tiket khusus platinum seharga 250.000 ringgit (mendapat 250 karcis tempat terbagus dan sejumlah hak logo iklan) laku terjual. Juga yang gold senilai 150.000-an ringgit.

Penontonnya? Ada juga sejumlah pejabat negeri. Bahkan, saat latihan terakhir pun, mereka ditonton oleh pangeran dari Brunei Darussalam.

"3 Diva merupakan artis Asia satu-satunya yang pernah saya datangkan ke Kuala Lumpur," kata Razlan yang juga pernah mempromotori datangnya Sergio Mendez, Lionel Richie, dan pada April nanti, Earth, Wind and Fire.

jf_pratama posted on 28-3-2007 08:24 PM

Razlan, Si Pendatang Artis
Jimmy S Harianto

Bangun tidur pagi hari, sehari setelah konser musik dari Indonesia 3 Diva hari Minggu (25/3) lalu, Razlan Razali (34) mengaku mendapat banyak pesan singkat atau SMS. Kata-kata memuji. Menurut mereka, pentas musik seperti inilah yang diingini publik Malaysia.

Lebih dari itu, kata Razlan, produksi musik yang ditampilkan di Stadium Putra, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, kali ini, juga tidak merugi. Meski biayanya luar biasa besar untuk ukuran artis Asia. Malah Razlan mengaku, masih untung.

"Puas hati. Masih boleh main lagi tiga kali, kalau mau," ungkap Razlan. Belum sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk mendatangkan penyanyi pop dari AS, Lionel Richie tahun lalu, misalnya.

"Untuk fee artisnya saja, Lionel Richie 500.000 dollar AS (sekitar Rp 5 miliar). Belum termasuk yang lain-lain," ungkap Razlan. Sedangkan untuk memboyong segerombolan besar artis Indonesia yang jumlahnya 93 orang, kata promotor ini, jauh lebih murah dari jumlah itu.

Earth Wind and Fire? Kelompok musik terkenal yang akan didatangkan ke Kuala Lumpur April nanti, 350.000 dollar AS (sekitar Rp 3,5 miliar) untuk fee artisnya saja.

Pineapple Concerts Sdn Bhd (perusahaan showbiz keluarga Razlan dan adiknya Razman Razali serta kakaknya Aida Razali) memang biasanya hanya mendatangkan artis-artis kaliber internasional yang berbiaya besar. Bahkan artis-artis Malaysia sendiri pun tak pernah ia pentaskan.

Sebutlah, Sergio Mendes (2003), atau grup-grup musik yang disukai anak-anak muda, Incubus (2004), Black Eyed Peas (2004), Simple Plan (2006), atau bintang top lama Lionel Richie (2006). Mereka adalah pemusik dan penyanyi yang fee artisnya ratusan ribu dollar AS.

"3 Diva, satu-satunya artis Asia yang saya datangkan ke Kuala Lumpur. Dan mungkin hanya dari Indonesia saja," kata Razlan, yang mengaku "tak tertarik" untuk mendatangkan artis-artis top dari negara Asia lain seperti Korea, Jepang, dan China.

Meski terbilang "murah", namun ternyata artis-artis Indonesia yang ia datangkan ke Kuala Lumpur kali ini bukanlah artis murahan. Nyatanya, pentas malam itu menjadi pembicaraan banyak kalangan.

"Pentas 3 Diva kali ini semuanya tergarap. Tak hanya penampilan penyanyi di panggung, tetapi juga tata panggungnya, tata lampu, semuanya...," kata Razlan. (Rombongan 3 Diva mengangkut hampir seluruh kru terbaik mereka, termasuk pula, pemegang-pemegang peralatan vital untuk pentas seperti mixer. Juga rombongan body guard maupun sekuritinya, segala seksi repotnya).

Tak heran pula, jika muatan kargo pun besar sekali. Alat-alat musik, dan sejumlah instrumen pribadi lainnya, beratnya tak kurang dari dua ton dibawa dari Jakarta. Dan rombongan besar dari Indonesia kali ini, termasuk wartawannya, berjumlah lebih dari 109 orang.

Padahal, semula Razlan tertarik untuk mendatangkan 3 Diva dari album foto yang dibawa Jeffry Waworuntu dari Ruth Production, ketika 3 Diva pentas di Jakarta 2006. Hanya melihat gambar, langsung terpikat.

"Tata pentas seperti ini yang ingin saya datangkan ke Kuala Lumpur. Tidak hanya sekadar tampil dan bernyanyi di pentas, lalu selesai," ungkap Razlan pula.

Mengapa tertarik showbiz?

Sepuluh tahun di Australia, ketika ia belajar Akuntasi di sebuah universitas di Perth, Australia Barat, ia sering sekali menyaksikan pentas musik pemusik-pemusik internasional. Demikian juga adiknya, Razman Razali, yang pernah sepuluh tahun tinggal dan studi di Inggris.

Ketika kembali ke negerinya, Razlan mendapati tak banyak artis-artis internasional yang mampir di Malaysia. Padahal, banyak di antara mereka yang sudah singgah di Singapura, juga Thailand, dan toh tak singgah ke Malaysia.

"Bedanya lagi, hubungan dengan artis Indonesia lebih personal. Sedangkan artis-artis internasional lainnya, umumnya datang, nyanyi, dan pulang," kata Razlan.

Tak urung, setelah sekitar dua bulan hilir mudik Kuala Lumpur-Jakarta, dan sering berbincang dengan artis-artis Indonesia, Razlan merasa memiliki hubungan batin. Tak hanya sekadar hubungan bisnis.

"Ketika mereka satu persatu meninggalkan Malaysia, seusai pentas, saya merasa kesepian kehilangan mereka...," kata promotor, yang mengaku bisnis utamanya adalah pengembang properti ini pula..

Tentang Razlan Razali

Nama: Razlan Tan Sri Ahmad Razali
Umur: 34 tahun
Pendidikan: Akuntan, lulusan Edith Cowan University, Perth, Australia
Istri: Sharmaine Farouk (35)
Anak: Imaan (11), Nadia (8), Razali (18 bulan).
Bisnis utama: Properti, dan juga bos perusahaan showbiz, Pineapple Concerts Sdn Bhd
(Malaysia) bersama saudara kandungnya, Razman Tan Sri Ahmad Razali (31) dan dr Aida
Tan Sri Ahmad Razali (36)
Artis Internasional yang pernah didatangkan:
Sergio Mendes (2003), Incubus (2004), Black Eyed Peas (2004), Simple Plan (2006), Lionel
Richie (2006)
Page: [1] 2 3 4 5 6 7 8 9 10
View full: KUMPULAN BERITA MUSIK INDONESIA PALING ANYAR