CARI Infonet

 Forgot password?
 Register

Facebook Login

Login by Facebook

Forum : Gosip |  Hiburan |  Isu Semasa & Politik |  Peristiwa |  Lawak & Santai |  Sukan |  Informasi |  Kesihatan |  Soal Jawab Agama |  Negeri & Negara
Wanita & Lelaki |  Cinta & Perhubungan |  Belia & Pengetahuan |  Komputer & Internet |  Hobi |  Buku & Penulisan |  Koleksi Gambar
Jual/Beli |  Maklum Balas |  CARI Rasmi |  Cari Contest
12Next
Return to list New
View: 8227|Reply: 49

Aghori: Kisah Manusia Si Pemakan Mayat.

[Copy link]
Post time 22-1-2011 11:58 AM | Show all posts |Read mode

To get Malaysia's most comprehensive information, news, life sharing here!
Register as a CARI member NOW!

Register Login or Facebook Login

Prolog :
"I believe you know and understand about Sadhus?' Tanyaku pada salah seorang rekan India, sebut saja Devi, di suatu siang saat lunch break.
"Yes...how do you know about Sadhus? " Balas Devi balik bertanya.
"Here..' Jawabku sambil menunjukkan buku yang sedang aku baca.
Devi manggut-manggut.
"But, Do you know about Sadhu Aghori?" Kejarku lagi
Devi menggelang.
"What's that? never heard before"
"A small sect of Hinduism Sadhu and they are  still practicing cannibalism" Jawabku.
"Practicing Whaaaaaaaaaaaaaaaat...?


Ilustrasi (diambil dari salah sebuah video di You Tube, the life of Aghori Sadhus)




Malam telah turun, gelap mulai menyelimuti sekitar area sungai Gangga. Hiruk pikuk puluhan manusia yang melakukan ritual mandi sore sudah mulai menipis, dan sering makin tuanya malam, suasana makin sepi. Angin beritiup sepoi-sepoi.  Nampak pula asap-asap yang masih mengepul di beberapa bagian tempat kremasi mayat, menambah malam makin terlkesan wingit dan misterius. Dinginpun mulai menyelimuti malam. Ketika malam makin tua, ada beberapa spot di tepian sungai Gangga yang masih nampak 'alive'. Api unggun masih menari-nari dan membuat malam makin sakral. Di salah satu tempat, seorang lelaki yang hanya mengenakan secarik cawat dan berambut riap-riapan nampak melakukan meditiasi walau sesekali tanganya mengorek-ngorek api unggun seolah mencari-cari sesuatu. Di sampingnya seonggok tengkorak kepala manusia yang berisi minuman beralkohol. Mulut tipisnya berkomat-kamit membaca mantra. Kadang diselingi pula dengan teriakan-teriakan seperti menggeram. Matanya lurus memandang ke arah api unggun di depannya. Kokiers, sesungguhnya api unggun tersebut bukanlah api unggun biasa melainkan api sisa kremasi. Dan 'sesuatu yang nampak dicari-cari oleh lelaki kurus itu, sejatinya adalah seonggok daging mayat sisa yang belum habis terbakar. Dan ketika lelaki berambut gondrong itu menemukan sebongkah daging panggang, tanpa ragu, diemplok di mulutnya, dan seketika mulutnyapun berkejap menikmati daging panggang. Seekor anjing nampak hilir mudik mengelilingi lelaki tersebut. Nampaknya iapun ingin minta jatah.  Sudah menjadi rahasia umum, mengapa anjing-anjing yang hidup di sekitar sungai Gangga nampak ginuk-ginuk lemu. Ya, karena hampir tiaphari makan 'daging istimewa'.
Pemandangan seperti ini bukanlah ilustrasi dari sebuah film rekaan manusia, namun merupakan pemandangan nyata di beberapa wilayah tepian sungai Gangga India. Nampak mengerikan memang. Lelaki misterius yang aku saksikan di video ini bukan merupakan satu-satunya lelaki yang mengais-ngais rejeki dari sisa-sisa kremasi, namun hanya merupakan satu contoh kehidupan seorang Sadhu Aghori. Sebuah sekte kecil penyembah Dewa Shiva yang masih eksis di daratan India. Kehidupan Aghori menjadi sangat menarik kaum awam karena   kehidupan Sadhu Aghori  sangat aneh sampai to the point sangat ekstrim  yaitu kanibalisme. Dan inilah yang menarik banyak jurnalis dunia untuk datang ke India dan segaja  mengorek kisah kehidupan unik mereka.

Dear Kokiers,

Dunia memang unik, berbagai budaya dari berbagai bangsa di belahan bumi manapun, masing-masing ikut menyumbang keunikan dan kekayaan budaya dunia. Dimulai dari jaman dahulu kala sampai di jaman yang serba modern, kebudayaan terus berkembang, seiring dengan majunya tekhnologi, budaya akan terus mengikuti perkembangan jaman maupun pola pikir manusia. Namun demikian tidak dapat dipungkiri dari sekian banyak budaya yang berkembang, masih ada sebagian orang yang mempertahankan mati-matian suatu budaya atau adat tertentu. Oleh karena itu perkembangan tekhnologi tidak mampu menggoyahkan budaya leluhur yang sudah mengurat akar di sebagian kelompok masyarakat dunia. Dari sekian banyak budaya yang masih dipertahankan adalah budaya yang berkaitan dengan spiritualitas ( baca : agama).  Ada beberapa kebiasaan di suatu kelompok tertentu baik yang berkaitan dengan spiritual maupun hanya sekedar temporary yang dianggap di luar normal bahkan mungkin saking tidak normalnya menimbulkan rasa jijik yang luar biasa. Dan ini terjadi di manapun, baik di Amerika, Asia , Afrika maupun Eropa.
Salah satu kebiasaan yang menjijikkan adalah suatu sekte yang dianggap suci oleh sekelompok kecil masyarakat di India. Sekte tersebut adalah Aghori Sadhus. Aghori bagi sekelompok tertentu adalah orang yang dianggap mumpuni sekaligus sakti, banyak orang yang minta berkah maupun doa kepada para Sadhu, bahkan Aghori juga bisa bertindak sebagai dukun pengusir makhluk halus maupun mengundang makhluk halus. Ada ritual khusus yang menjadi ciri khas sekte ini.  Menjijikan sekaligus mendirikan bulu roma karena sekte ini melakukan praktek kanibalisme, alias makan daging manusia. Baik yang dimasak maupun dimakan begitu saja alias mentah-mentah, baik daging segar maupun 'tiren' alias mati kemaren. Meaning : sudah setengah atau full membusuk.   Tiada rasa jijik. Mengkonsumsi daging manusia dianggap ritual puncak untuk menyempurnakan dan mensucikan diri. Jiwa yang suci adalah jiwa yang apa adanya natural dan hidup apa adanya.   Aghori walau di-claim sebagai sekte dalam agama Hindu, namun oleh kalangan Hindu India sendiri, mereka dianggap di luar agama mereka. Alasan : their bizzare practice of cannibalism maupun hobi ber-halusinasi dengan kanabis serta konsumsi alkohol dalam kehidupan sehari-harinya. Konon, menurut salah seorang Aghori yang diwawancarai seorang jurnalis Australia, cannabis maupun alkohol adalah penyumbang utama atas 'keberaniannya' mengunyah daging manusia! Dengan halusinasi dan mabuk, seorang Aghori mampu menyarukan rasa mual dan eneg luar biasa ketika makan daging manusia terutama daging yang sudah membusuk. Itulah salah satu cara mematikan segala rasa untuk bisa menikmati daging manusia.
Para Aghori atau disebut juga cukup dengan Aghor,  umumnya tinggal di tepi sungai Gangga tidak jauh dari tempat-tempat kremasi. Mereka meninggalkan kesenangan duniawi dan hidup apa adanya kembali ke natural, dan makan apapun yang tersedia di hadapannya. Untuk menjadi seorang Aghor tentu saja tidak mudah, harus melalui ritual-ritual khusus yang diberikan oleh gurunya, sebagai tahap awal seperti : minum air atau makan abu mayat kremasi, kemudian melumuri seluruh badan mereka dengan abu mayat, serta calon Aghori harus mencari tengkorak kepala manusia yang banyak berserakan di sepanjang sungai Gangga untuk dijadikan mangkok suci dan sebagai tempat minum sehari-hari. Mereka juga tidak boleh menikah namun boleh melakukan hubungan seksual dengan perempuan manapun dengan syarat tidak boleh ejakulasi saat melakukan bubungan seksual tersebut. Dan konon para Aghori ini tidak kesulitan untuk mencari perempuan yang mau suka rela tidur dengannya karena banyak wanita yang rela menyerahkan diri kepada mereka. Para perempuan tersebut malah bangga jika berhasil melakukan hubungan badan dengan orang suci ini.  Para Aghori umumnya telanjang kecuali secarik cawat yang menutup alat vitalnya. Jika mereka berpakaianpun, umumnya pakaian diambil dari mayat yang akan di kremasi yang diberikan oleh anggota keluarga yang meninggal.  Yang mengejutkan dunia luar  adalah, para Aghori ini memakan mayat manusia, umumnya sisa-sisa daging mayat yang tidak hancur di kremasi. Walau demikian, Aghori konon berhati lembut dan tidak mau membunuh makhluk hidup, dan alasan mengapa mereka makan daging manusia yang oleh banyak orang disebut barbar, mereka beralasan bahwa walau mereka makan daging manusia namun mereka tidak membunuh, jadi mereka bukanlah merupakan sosok yang kejam. Memakan daging manusia yang sudah meninggal merupakan puncak penyatuan jiwa dengan alam.  Kehidupan seorang Aghori dimulai malam hari. Mereka melakukan meditasi di samping bekas-bekas kremasi dan sesekali mengorek daging bekas kremasi dan tanpa ragu mulai makan.  Aghori sehari-harinya nya memang tinggal di area-area kremasi. Kadang merekapun melakukan meditasi di atas tubuh mayat. Mereka makan apa saja yang dianggap menjijikkan, katakan dari kotoran hewan, air kencing, sisa-sisa sampah dan lain-lain.

  


Dear Kokiers,
Dalam  video lain  yang aku saksikan, nampak dua Aghori menyeret mayat yang mengambang di sungai Gangga dan kemudian memotong-motong dan langsung menyantapnya mentah-mentah, tanpa rasa jijik sedikitpun. Sungguh nggegirisi dan mendirikan bulu roma.  Padahal mayat tersebut sudah menggembung alias setengah busuk ditandai dengan warna kulit yang kebiru-biruan. Mencari mangsa di sepanjang sungai Gangga merupakan kegiatan normal para Aghori, walau sebagian besar Aghori lebih memilih menunggu santapan yang diantar kepadanya, alias mayat yang siap dikremasi.

Reply

Use magic Report

 Author| Post time 22-1-2011 11:59 AM | Show all posts | Share
Beberapa waktu lalu, sebagai penambah informasi tentang Aghori, aku membaca buku tentang Cannibalism, yang intinya mengungkap praktek kanibalisme dalam dunia kriminal sepanjang sejarah manusia.  Dan  yang kedua adalah : Cannibals around the World yang merupakan laporan dari seorang jurnalist Australia yang melakukan pengembaraan dalam rangka melakukan riset dan meneliti kehidupan para Kanibal di jaman modern, yang masih tersebar dan ada dewasa ini termasuk para kanibal di salah satu suku terasing di Papua. Jurnalist tersebut  dalam laporannya untuk mengorek kisah kanibal di India, selama beberapa hari ber-sosialisasi dengan salah  seorang Aghori di salah satu sudut kota Varansi India.  Dengan sedikit 'bribery' beberapa botol whiskey dan dollars, terkuak misteri kehidupan Aghori yang belum banyak diketahui umum. Aghori yang perlahan-lahan mulai menarik minat wisatawan, juga merupakan lahan bisnis empuk bagi sekelompok oknum tertentu. Walau banyak Aghori yang memang benar-benar asli, alias yang melakukan ritual kanibalism ternyata dietmukan juga Aghori-Aghori aspal, asli namun palsu. Maksudnya, mereka berpenampilan seperti seorang Aghori, namun sejatinya mereka lebih ke tujuan untuk memperdaya turis untuk menarik perhatian demi uang dan alkohol yang mana, alkohol merupakan minuman vital seorang Aghori, terutama Whiskey. Para Aghori aspal inilah yang patut diwaspadai karena mereka sering menghipnotis para peminatnya (baca : turis) untuk minum teh chai bersama-sama dan selanjutnya tentu memoroti uang di kantong. In other words Aghori aspal, berpura-pura menjadi Aghori demi uang. Salah satu daya tarik Aghori bagi turis adalah menawarkan ritual tantric Yoga penis. Banyak orang dibuat penasaran  dengan ritual yoga ini. Salah satu turis yang hampir terperdaya oleh Aghori palsu adalah seorang pemuda Canada, selengkapnya boleh dibaca di sini : http://www.joeyl.com/blog/never-take-tea-with-an-aghori/ dan di sini :
http://www.monstrous.com/Religions_and_beliefs/Aghori_Sadhus_the_worshippers_of_death.html




Dear Kokiers,
Menurut salah satu sumber dari  Wikkipedia, Aghori adalah penyembah Dewa Shiva. Mereka seperti umat Hindu pada umumnya percaya atas 'pembebasan diri' atau moksha dari siklus reinkarnasi (samsara) demi mencapai pencerahan jiwa.  Praktek ritual yang dilakukan para Aghori melalui kebiasaan yang sangat ekstrim termasuk kanibalisme. Ada beberapa sekte yang menyembah Dewa Shiva yang disebut Shivnetras atau Tamasic. Tamasic murni menyembah Dewa Shiva dan tidak melakukan ritual meditasi di area kremasi, atau makan mayat, atau melakukan tantric sexual rituals atau  minum alkohol serta mengkonsumsi cannabies. Masih ada beberapa sekte penyembah Dewa Shiva yang normal dan wajar. Murni benar-benar untuk memuja keagungan Dewa. Mungkin dengan alasan inilah, bagi sebagian besar umat Hindu pada umumnya, tidak setuju jika Aghori dimasukkan ke dalam sekte pemuja Dewa Shiva. Aghori telah mengotori kesucian para pemuja Shiva.  Dalam sebuah video yang sangat menggetarkan jantung, ketika dua orang Aghori memotong-motong mayat, mulut mereka tidak henti berdendang melagukan lagu-lagu pujian terhadap dewa Shiva.  Mereke walau tidak diakui sebagai umat Hindu secara umum, namun sejatinya mereka adalah penyembah Shiva. Simbol trisula yang menjadi andalan kaum Aghoripun merupakan ciri khas Dewa Shiva.  Selanjutnya dalam kepercayaannya Aghori percaya bahwa dasar utama agama mereka adalah  : Shiva yang bertanggung jawab atas segala apa yang terjadi dan apa yang ada di dunia ini. Dan dunia ini harus sempurna selanjutnya jika seseorang tidak mempercayai kesempurnaan hidup berarti juga  mereka  meng-anulkan segala 'kesucian' atau bahkan terhadap Dewa sendiri.
http://en.wikipedia.org/wiki/Aghori
Post Script .
The Aghoris of Northern India consume the flesh of the dead floated in the Ganges in pursuit of immortality and supernatural powers. Members of the Aghori drink from human skull and practice cannibalism in the belief that eating human flesh confers spiritual and physical benefits, such as prevention of aging...(dikutip dari Wikipedia/cannibalism)

Salam manis,


Reef Australia

Ilustrasi : http://www.joeyl.com/blog/never-take-tea-with-an-aghori/http://kolomkita.detik.com/baca/artikel/2/1722/kisah_si_pemakan_mayat
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 01:21 PM | Show all posts | Share
kotor la orang orang ni
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 02:43 PM | Show all posts | Share
Post Last Edit by skeezotone at 22-1-2011 15:00

ni kalo letak kt bod agama h****u ni mesti diorg bengang w'pon ni mmg realiti yg ada dlm agama diorg.. kalo kita tnya diorg nape diorg sembah l***u pon diorg akn bengang ngn soklan tu.. padahal mmg btl pon diorg sembah.. motip aku komen camni?.. hahahaha
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 02:51 PM | Show all posts | Share
komen slepas tgk video ni... apa punya bangsa la ni... cam xde tamadun.. mkn bangkai.. busuk.. anjing pon blom tentu nk mkn bangkai camtu..
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 02:59 PM | Show all posts | Share
kaum jenis ni bkn puak 'kanibal' ni tapi puak 'scavenger'.. definasi kanibal 'tangkap,bunuh n makan'.. diorg ni makan jasad @ bangkai manusia yg dah mati.. kira puak 'pembangkai' la ni (scavenger).
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 05:56 PM | Show all posts | Share
Just stumbled , after googling bout tis "Cannibal" Aghora/Aghori
*Aghoris /Aghor
*perkataan aghori in Sanskrit means non terrifying
*The aghori mainly worship lord Shiva




pics Aghoris tgoh gunkn "mangkok suci"(skull )

"mangkok suci"(skull )  sebagai tempat minum sehari-hari


Aguris tgah sedut baek punye (
a mixture of tobacco and hashish, or charas, in a straight clay pipe called a chilum)




*tantric sex = the best sensexual u never had
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 08:52 PM | Show all posts | Share
sgt ngeri dan menjijikan
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 09:03 PM | Show all posts | Share
kalau tak silap kaum batak kat papua new guinea pun makan manusia gak.
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 09:09 PM | Show all posts | Share
Reply 1# abgsedapmalam


   ***nickname awak pn sgt mengerikan***
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 10:09 PM | Show all posts | Share
Reply  abgsedapmalam


   ***nickname awak pn sgt mengerikan***
idakamaruddin Post at 22-1-2011 21:09



  maybe lebih kepada mengelikan....
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 10:12 PM | Show all posts | Share
maybe lebih kepada mengelikan....
Saat Post at 22-1-2011 22:09



   setuju
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 11:15 PM | Show all posts | Share
kalau tak silap kaum batak kat papua new guinea pun makan manusia gak.
Saat Post at 22-1-2011 21:03


kaum batak sedikit mulia dr aghora sbb diorg mkn manusia fresh yg disembelih.. tapi aghora makan bangkai manusia yg dh reput n berulat.. tu la beza antara kanibal n scavenger..
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 11:21 PM | Show all posts | Share
kaum batak sedikit mulia dr aghora sbb diorg mkn manusia fresh yg disembelih.. tapi aghora makan ...
skeezotone Post at 22-1-2011 23:15



    tak jugak....kalau makan fresh tu semasa mereka berperang dgn musuh (puak lain). tapi jika ada ahli famili yg meninggal, mereka tidak kebumikan mayat tapi simpan dalam gua. sehingga apabila mayat dah bertukar berulat, ahli keluarga iaitu si isteri akan menjamah ulat itu sebagai satu ritual. ngeri tul aku tgk......uweekkkkk
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 11:25 PM | Show all posts | Share
tak jugak....kalau makan fresh tu semasa mereka berperang dgn musuh (puak lain). tapi jika ...
Saat Post at 22-1-2011 23:21


ooo.. aku igt diorg mkn yg fresh je.. neway, katne ko tgk ritual tu?.. ada video @ dokumentari ke?
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 11:27 PM | Show all posts | Share
ooo.. aku igt diorg mkn yg fresh je.. neway, katne ko tgk ritual tu?.. ada video @ dokumentari k ...
skeezotone Post at 22-1-2011 23:25



    dah lama aku tgk dulu....zaman belum ada vcd lagi..pakai cartridge VHS tu....

ia dukumentari, mat saleh yg buat......siap kena kejar lagi dgn puak batak nie....hahahahaha
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 11:32 PM | Show all posts | Share
dah lama aku tgk dulu....zaman belum ada vcd lagi..pakai cartridge VHS tu....

ia du ...
Saat Post at 22-1-2011 23:27


ooo.. igtkan bole tgk kat utube td.. hehehehe. agak2 ko, kalo thread ni ltk kat bod agama H***u, diorg marah tak?.. nk gak aku tau camne pandangan diorg ttg puak2 ni... hehehehe.
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 11:34 PM | Show all posts | Share
ooo.. igtkan bole tgk kat utube td.. hehehehe. agak2 ko, kalo thread ni ltk kat bod agama H***u, ...
skeezotone Post at 22-1-2011 23:32



    hehe jgn ler.....sensitif tu...lagipun ni bukan agama kan.....cuma budaya agaknya......kang macam kes interlock plak..naya je cari.com kena tutup..mana kita nak berforum? hehehe
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 11:39 PM | Show all posts | Share
hehe jgn ler.....sensitif tu...lagipun ni bukan agama kan.....cuma budaya agaknya......kan ...
Saat Post at 22-1-2011 23:34


ye la tu.. aku kdg2 ada gak gie jengah bod sana.. diorg ni mmg emo sket bila kita tanya psl agama diorg.. kita tnya napa diorg sembah L***u pon diorg emo.. padahal bnda tu mmg ada dlm agama diorg.. malas ar nk komen lbh2.. kang kena banned plak aku ni.. hehehehe.  tp setau aku, aghora ni cam slh satu cabang dlm agama diorg.. xpe la.. xkesah la..hehehehe
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 11:45 PM | Show all posts | Share
kita baca surah al kafiruun aje laa.......biar pi laa dorg tu.
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 11:48 PM | Show all posts | Share
kalau tak silap kaum batak kat papua new guinea pun makan manusia gak.
Saat Post at 22-1-2011 21:03



xcuse me!.....henchik saat

----->info orang batak

----->info orang PNG (papua new guinea)

*...bhg south PNG yg dolu dolu amal cannibal...mngikot info dlm tenet daging worang nippon manyak sodap kata kata puak rambot kerinting dan mengerbang neh
Reply

Use magic Report

Post time 22-1-2011 11:52 PM | Show all posts | Share
xcuse me!.....henchik saat

----->info

----->info

*...bhg south PNG yg dolu dolu a ...
bluezink Post at 22-1-2011 23:48


haaa...best best....thanks.......nak muntah le tgk dorg makan ulat bangkai ni....
Reply

Use magic Report

Post time 23-1-2011 12:13 AM | Show all posts | Share
haaa...best best....thanks.......nak muntah le tgk dorg makan ulat bangkai ni....
Saat Post at 22-1-2011 23:52


same same

nah neh salah satu tribe PNG yg maseh ganas dan amal cannible kat south PNG


They ate people for two separate reasons. One; they ate their enemies (after killing them in battle) as an added expression of anger. And two; they ate members of their own tribe who had died naturally, as an expression of respect and as their way of coping with grief.

Anthropologist Beth Conklin,
----->Korowai
Reply

Use magic Report

Post time 23-1-2011 12:14 AM | Show all posts | Share
ada tak gambar yg makan ulat mayat tu????
Reply

Use magic Report

Post time 23-1-2011 12:42 AM | Show all posts | Share
adakah budaya cannibalism ni masih diamalkan?.. mn la tau gamaknya kt tgh2 hutan tu diorg masih berbunuhan.. bkn ada polis pon.. hehehe
Reply

Use magic Report

12Next
Return to list New
You have to log in before you can reply Login | Register

Points Rules

Pesanan penting Segala pendapat dan pandangan yang dikongsi di ruangan forum atau halaman yang berkaitan merupakan pandangan peribadi individu dan tidak sesekali mewakili pendapat/pandangan CARI. CARI juga tidak bertanggungjawab bagi setiap pandangan yang dikongsi. Oleh kerana forum beroperasi dalam waktu sebenar atau 'real time', CARI tidak, dan tidak dapat menapis sebarang bentuk penyampaian dari pengguna setiap masa, namun CARI menggalakkan setiap pengguna mengamalkan budi bicara serta budaya hormat-menghormati untuk tidak menggunakan sebarang perkataan yang menyalahi undang-undang, berbahaya, mengancam, kesat,mengganggu, memfitnah, kasar, lucah, mengeji, menceroboh privasi orang lain, bersifat kebencian, atau perkauman, etnik atau sebaliknya. CARI berhak untuk menahan dan/atau mengeluarkan mana-mana pautan yang berkemungkinan sebagai individu, entiti atau kumpulan yang berpotensi mewujudkan rasa malu dan fitnah. CARI juga berhak untuk menerima, edit dan / atau mengeluarkan apa-apa pautan yang dianggap tidak sesuai dalam mana-mana cara/keadaan/bentuk/situasi/kaedah.
Hosted by

Archiver|Mobile|CARI Infonet

7-5-2015 09:33 AM GMT+8 , Processed in 0.295303 second(s), 12 queries , Gzip On.

Powered by Discuz! X3.2

© 2001-2013 Comsenz Inc.

Quick Reply To Top Return to the list